Silaturahmi Lebaran yang Penuh Sukacita: Humas Gereja Katolik Parung Panjang Bersua dengan Kepala Desa Kebasiran
Pada Jumat, 28 Maret 2026, perwakilan tim Humas Gereja Katolik Parung Panjang berkesempatan mengunjungi dan bersilaturahmi dengan Bapak Haji Jajang selaku Kepala Desa Kebasiran.
Momen kunjungan ini bertepatan dengan suasana Lebaran, sehingga menjadi kesempatan baik bagi perwakilan umat Katolik untuk menyampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada pimpinan kepala desa di wilayah tempat Gereja Katolik Parung Panjang berada.
Dengan penuh kehangatan, Bapak Haji Jajang menyambut baik kedatangan tamu perwakilan Gereja Katolik. Ucapan "Minal Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin" disambut dengan pelukan kasih persaudaraan kepada Paulus Yohanes Doi dan Jhony Maningkas.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, tim Humas pun menyampaikan niat dan harapan umat Katolik di Kecamatan Parung Panjang yang hendak membeli tanah dan membangun sebuah gereja yang berlokasi di wilayah Desa Kebasiran. Oleh karena itu, sebelum proses perizinan pembangunan gereja dimulai, tim Humas meminta saran dan masukan dari Bapak Haji Jajang selaku Kepala Desa Kebasiran.
"Datang dengan rasa takut, pulang dengan hati yang sukacita." Mungkin itulah yang bisa dilukiskan ketika tim hendak menyampaikan niat dan harapan tersebut. Sebab di luar dugaan, ternyata Bapak Haji Jajang menyambut baik dan menyatakan bersedia memfasilitasi umat Katolik untuk memproses mekanisme serta prosedur pembangunan gereja, termasuk dengan mendengarkan pemaparan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Bogor.
Dalam kesempatan baik ini, Bapak Haji Jajang juga mengungkapkan kerinduannya untuk berjumpa dan berdiskusi dengan pengurus Gereja Katolik serta berdialog langsung dengan umat. Beliau menyatakan, "Saya sangat berharap suatu waktu bisa berdiskusi dengan pengurus Gereja Katolik dan berdialog langsung dengan umat Katolik Parung Panjang yang lokasi gerejanya berada di wilayah saya."
Sebagai perwakilan umat Katolik, kami siap menyambut kehadiran Pak Kades. "Kami akan sesegera mungkin mengatur waktu yang baik untuk mengadakan diskusi dan dialog dengan Kepala Desa Kebasiran," ujar Yan Doi.